
SAMARINDA(Ganggampost ) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mulai mengambil langkah progresif dalam pelayanan publik dengan membuka akses GOR Kadrie Oening Sempaja selama 24 jam penuh. Kebijakan ini bukan sekadar penyediaan sarana olahraga, melainkan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan gaya hidup masyarakat urban yang semakin dinamis. Jum’at (16/5/25).
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, menyampaikan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam mendukung layanan non-stop ini.
“Kami berencana menambah jumlah personel dan mendistribusikan sebagian tenaga kerja ke lokasi yang memerlukan. Sistem kerja akan dibagi ke dalam tiga sif, masing-masing selama delapan jam, guna memastikan layanan tetap tersedia sepanjang hari,” tuturnya.
Langkah ini muncul sebagai respons terhadap tren baru masyarakat yang aktif berolahraga hingga malam hari. Dengan jam kerja yang fleksibel dan kesadaran gaya hidup sehat yang makin tinggi, warga kini membutuhkan fasilitas olahraga yang bisa diakses kapan saja.
“Olahraga merupakan aktivitas yang tidak mengenal batas waktu. Mengingat tren berolahraga masyarakat yang kian meningkat hingga malam hari, maka penyediaan fasilitas publik yang siap setiap saat menjadi suatu keniscayaan,” imbuh Agus.
Saat ini, fasilitas kebugaran di area lapangan sepak bola GOR telah tersedia setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 Wita. Namun, Dispora Kaltim siap melakukan ekspansi jam operasional tersebut dan segera menyampaikan informasinya secara luas.
“Kami akan segera menginformasikan hal ini melalui kanal resmi media sosial agar menjangkau lebih banyak warga,” tambahnya.
Agus juga menekankan bahwa fasilitas kebugaran di Asrama Atlet tetap akan difokuskan untuk para atlet SPOBDA dan Akademi Olahraga sebagai bagian dari strategi pembinaan prestasi.
Sementara itu, sejumlah perencanaan revitalisasi fasilitas di kawasan GOR Sempaja juga tengah disiapkan untuk menjawab antusiasme masyarakat. Dispora mengusung program Gratispol (gratis berolahraga) sebagai sarana membangun budaya olahraga sekaligus memperluas akses pembinaan atlet daerah.
Melalui pendekatan inklusif dan inovatif ini, GOR Kadrie Oening diharapkan menjadi pelopor ruang olahraga publik modern yang aktif 24 jam—sekaligus mengukuhkan Kalimantan Timur sebagai daerah yang adaptif terhadap perubahan gaya hidup masyarakatnya. (ADV Dispora Kaltim/yud)