+62-821-5480-8229

Header Dispora Kaltim

Kaltim Tunjukkan Perubahan: Pembinaan Atlet Kini Berbasis Regulasi Nasional

SAMARIMNDA(Ganggampost ) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur kini mulai menunjukkan pergeseran mendasar dalam strategi pembinaan atlet. Tak lagi sekadar berbasis pengalaman atau praktik lama, pembinaan olahraga kini didorong dengan fondasi hukum yang jelas—yakni Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Langkah ini mencerminkan upaya nyata daerah dalam mengadopsi kebijakan nasional secara konkret di tingkat daerah. Bagi Dispora Kaltim, ini bukan hanya soal penyesuaian administratif, melainkan upaya restrukturisasi menyeluruh terhadap sistem dan ekosistem olahraga.

“Kami tidak lagi bekerja berdasarkan asumsi, melainkan mengikuti arah dan prinsip yang sudah diatur dalam UU Keolahragaan. Ini bukan sekadar penyesuaian, tapi restrukturisasi menyeluruh ekosistem olahraga kita,” tegas Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, Kamis (15/5/25)..

Menurutnya, Dispora kini mulai fokus pada cabang olahraga strategis—yakni yang memungkinkan atlet meraih peluang medali lebih banyak karena memiliki banyak nomor pertandingan atau lintas kategori.

“Dengan pendekatan ini, peluang meraih medali bisa diperluas secara realistis,” ujarnya.

Meski begitu, Dispora tak mengabaikan cabang olahraga beregu yang telah menunjukkan konsistensi prestasi. Rasman menekankan pentingnya menjaga pola pembinaan yang terbukti efektif, meskipun membutuhkan dukungan lebih besar.

“Keberhasilan cabang beregu membuktikan efektivitas pola pembinaan yang solid. Itu harus jadi acuan, bukan beban,” katanya.

Isu regenerasi juga mendapat perhatian utama. Bagi Kaltim, menyiapkan atlet muda tak bisa sekadar jadi proyek jangka pendek, tapi harus menjadi bagian dari sistem keberlanjutan prestasi.

“Regenerasi bukan program musiman. Itu adalah fondasi keberlanjutan prestasi,” lanjut Rasman.

Dengan mengandalkan data, pendekatan terukur, serta penguatan karakter atlet sejak usia dini, Dispora Kaltim ingin menjadikan provinsinya sebagai contoh bagaimana sebuah kebijakan nasional bisa benar-benar diimplementasikan di level lokal secara efektif.

“Kaltim siap menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang terukur dan inklusif bisa membawa prestasi olahraga daerah melesat di kancah nasional,” pungkas Rasman.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga bukan hanya soal latihan dan kompetisi, tapi juga soal tata kelola, visi, dan keberanian beradaptasi terhadap perubahan sistem. (Adv DIspora kaltim/yud)

Kadispora Kaltim

Populer

Solverwp- WordPress Theme and Plugin