
SAMARINDA (GanggamPost) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur memulai rangkaian sosialisasi penguatan organisasi kepemudaan di 10 kabupaten/kota sebagai bagian dari strategi membangun kapasitas dan kemandirian pemuda. Langkah ini menandai pergeseran pendekatan Dispora dari pemberian bantuan fisik ke arah pembinaan yang lebih substantif dan berkelanjutan.
Kegiatan pertama telah digelar pada 18 Juni lalu di Kutai Kartanegara, yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan, termasuk Karang Taruna dan komunitas lokal lainnya.
“Tahun ini bukan lagi bantuan, tapi kami lebih menekankan pada penguatan organisasi lewat sosialisasi langsung,” kata Plt Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, di Samarinda.
Menurutnya, penguatan organisasi akan menjadi fokus utama sepanjang tahun 2025.
Dispora menargetkan dapat menjangkau berbagai kelompok pemuda secara langsung, sekaligus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas dan siap terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
Sosialisasi ini akan terus berlanjut setiap bulan, menyasar berbagai wilayah strategis di Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, Berau, dan Samarinda. Setiap kunjungan, Dispora akan menggelar 4 hingga 5 kegiatan sekaligus, mulai dari pelatihan manajemen organisasi, diskusi kepemudaan, hingga pendampingan teknis administrasi bagi pengurus organisasi.
Dispora berharap organisasi kepemudaan di daerah dapat menjadi lebih aktif, terstruktur, dan berdaya guna dalam menjawab tantangan zaman, termasuk peluang besar yang muncul seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Lewat penguatan organisasi, kami ingin pemuda Kaltim tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan,” pungkas Hasbar. (Adv Dispora kaltim/yud)
![]()