
SAMARINDA (GanggamPost) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur kembali memperkuat pembinaan olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar pelatihan pelatih olahraga tradisional pada 24–26 Juni 2025 di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra Sugiarta, menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pelatih yang selama ini menjadi ujung tombak dalam regenerasi atlet olahraga tradisional di daerah.
“Pelatihan ini bagian dari penguatan sumber daya pelatih untuk mendukung regenerasi atlet-atlet olahraga tradisional,” ujarnya.
Menurutnya, olahraga tradisional seperti egrang, hadang, sumpit, dan dagongan masih memiliki tempat penting dalam dunia olahraga dan budaya di Kaltim. Namun, pelestariannya membutuhkan strategi pembinaan yang berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas pelatih di tingkat daerah.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang ajang seleksi Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potretnas) yang akan digelar dalam waktu dekat. Dispora berharap dengan pelatih yang kompeten, proses seleksi dan pembinaan atlet bisa berjalan lebih optimal.
Selain penguatan teknik dan metode pelatihan, peserta juga akan dibekali dengan wawasan sejarah dan nilai-nilai budaya yang melekat pada setiap jenis olahraga tradisional. Hal ini diharapkan mampu menanamkan semangat sportivitas dan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal di kalangan generasi muda.
“Olahraga tradisional bukan sekadar permainan, tapi juga identitas budaya. Kita harus merawatnya bersama,” pungkas Bagus.
Dengan program ini, Dispora Kaltim ingin memastikan, olahraga tradisional tetap hidup dan berkembang seiring dinamika zaman, serta mampu menjadi ajang prestasi dan kebanggaan bagi daerah. (Adv Dispora Kaltim/yud)
![]()