
SAMARINDA (GanggamPost)– Pembubaran Lembaga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur menjadi titik awal lahirnya kebijakan baru dalam pembinaan atlet muda di daerah. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim bergerak cepat dengan membentuk lembaga pengganti bernama Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA), yang kini menangani 76 atlet dari tujuh cabang olahraga.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan, SPOBDA merupakan bentuk transisi dari sistem lama yang sebelumnya bergantung pada pendanaan hibah dari DBON.
“Untuk sementara, kami menjalankan fase transisi. Jika sebelumnya pendanaan berasal dari hibah DBON, saat ini kami telah mengusulkan agar kebutuhan tersebut dialokasikan melalui pos belanja langsung,” terang Rasman, Senin (26/5/25).
Ia mengakui, proses peralihan skema pembiayaan ini bukan perkara mudah karena harus melewati pembahasan dalam APBD Perubahan. Namun, pihaknya memastikan bahwa proses pembinaan tidak berhenti.
“Meski tantangannya cukup besar, syukurlah program tetap berjalan. Harapan kami para atlet dapat terus bertahan dan berkembang,” lanjutnya.
SPOBDA disusun dengan pendekatan jangka pendek, menengah, dan panjang, dengan pencapaian prestasi sebagai indikator utama. Dispora Kaltim juga merespons arahan Gubernur dengan menambah cabang olahraga potensial seperti renang dalam skema pembinaan.
“Agar fokus diarahkan pada cabang olahraga perorangan yang berpeluang menyumbang medali dalam jumlah besar. Karena itu, kami akan memasukkan cabang renang ke dalam program pembinaan SPOBDA,” paparnya.
Sebagai langkah awal, koordinasi dilakukan dengan Ketua Akuatik Kaltim guna mempersiapkan proses seleksi.
“Saya sudah menginstruksikan kepada Ketua Akuatik Kaltim agar segera menyiapkan tahapan perekrutan atlet,” tambahnya.
Untuk menjaga kualitas, SPOBDA akan menerapkan sistem promosi dan degradasi. Evaluasi berkala akan menjadi instrumen utama dalam menilai perkembangan atlet.
“Kami akan melakukan evaluasi secara berkala. Bila ada atlet yang tidak menunjukkan kemajuan atau mengalami penurunan performa, maka posisinya akan digantikan oleh yang lebih siap,” tutupnya. (Adv Dispora kaltim/yud)
![]()