+62-821-5480-8229

Header Dispora Kaltim

Bangun Karakter Pelajar Lewat Bela Diri, Dispora Kaltim Jadikan Kejuaraan Sebagai Wadah Pendidikan Nonformal

SAMARINDA (Ganggampost) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur memanfaatkan kejuaraan olahraga bela diri sebagai salah satu instrumen pembentukan karakter bagi pelajar di daerah. Tak hanya ajang kompetisi, kegiatan ini dirancang sebagai wahana pendidikan nonformal yang membentuk disiplin, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Melalui kejuaraan-kejuaraan seperti pencak silat dan karate yang digelar secara intensif dan berkelanjutan, para pelajar diberi ruang luas untuk mengembangkan potensi sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Saputra Sugiarta, menyebut, kejuaraan ini menjadi bagian integral dari proses pembinaan yang terencana.

“Kami melihat kejuaraan ini sebagai salah satu upaya strategis dalam membangun fondasi olahraga yang kuat di Kaltim. Melalui seleksi dan pembinaan yang ketat, kami berupaya membawa para juara dari tingkat daerah ke panggung nasional,” ungkap Bagus.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki dampak lebih dari sekadar melahirkan atlet berprestasi. Para peserta juga dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, terdidik secara mental, serta memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya daerah melalui olahraga bela diri.

“Melalui berbagai cabang olahraga, terutama pencak silat dan karate yang saat ini sangat diminati, kami berharap bisa menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cakap secara fisik, tapi juga memiliki jiwa sportif dan cinta budaya lokal,” tambahnya.

Kejuaraan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar pelajar dari berbagai wilayah di Kaltim, memupuk semangat kebersamaan, serta memperluas wawasan sosial dan budaya.

Selain fokus pada bela diri modern, Dispora Kaltim turut mendorong pelestarian olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas kultural masyarakat Kaltim. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan generasi muda tidak tercerabut dari akar budaya mereka sendiri.

“Kami bertekad menumbuhkan cinta masyarakat terhadap olahraga, terutama pencak silat dan karate. Dengan begitu, olahraga tidak hanya menjadi kegiatan fisik semata, tapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan mental yang kuat bagi generasi penerus Kaltim,” tutup Bagus. (Adv Dispora kaltim/yud)

Loading

Kadispora Kaltim

Populer

Solverwp- WordPress Theme and Plugin