+62-821-5480-8229

Header Dispora Kaltim

Bangun Fondasi Sejak Dini, Dispora Kaltim Andalkan Akademi Olahraga untuk Lahirkan Bintang Baru

SAMARINDA (Ganggampost)  — Pengembangan prestasi olahraga di Kalimantan Timur kini diarahkan pada pembinaan sejak usia dini melalui pembentukan akademi olahraga. Strategi ini dinilai sebagai langkah efektif dalam menjaring bibit atlet potensial secara lebih luas dan sistematis. Sabtu (10/5/25).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), memandang pentingnya membangun sistem pembinaan yang menyentuh langsung komunitas pelajar dan masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Prestasi Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan, dasar hukum pembinaan atlet telah dituangkan dalam Program Pembinaan dan Pelatihan Daerah (PPLD) serta Pelatihan Terpusat (PPLT). Namun, menurutnya, pembinaan sejati harus dimulai lebih awal.

“Dengan adanya akademi ini, kami melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Kami tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, hanya menggaji pelatih, tetapi hasilnya sangat positif karena banyak bibit atlet yang bisa kita temukan,” ujarnya.

Akademi olahraga yang dibentuk Dispora Kaltim ini menjadi alternatif penting di luar Sekolah Khusus Olahraga Indonesia (SKOI), yang selama ini menjadi rujukan utama pembinaan atlet sejak jenjang SMP.

“Jika kita latih anak-anak sejak usia dini, peluang mereka untuk berprestasi bahkan hingga tingkat internasional akan semakin besar dalam 10 hingga 15 tahun ke depan,” tambahnya.

Dalam tahap awal, Dispora memfokuskan akademi ini pada dua cabang olahraga yang paling diminati dan memiliki potensi industri, yaitu basket dan voli. Penekanan pada kedua cabang ini juga dilandasi oleh besarnya basis komunitas dan minat generasi muda terhadap olahraga tersebut.

Meski begitu, Rasman membuka peluang untuk pengembangan cabang lain seperti pencak silat, seiring tersedianya pelatih dan dukungan anggaran. Ia juga menegaskan bahwa proses perekrutan atlet dilakukan murni oleh para pelatih untuk menjaga objektivitas dan kualitas seleksi.

“Semakin banyak pusat pembinaan olahraga yang kita miliki, semakin besar pula peluang Kaltim untuk mencetak prestasi olahraga,” tutup Rasman. (yud)

Kadispora Kaltim

Populer

Solverwp- WordPress Theme and Plugin