
SAMARIMNDA(Ganggampost)– Setelah lama terbengkalai, Stadion Utama Palaran perlahan dilirik kembali sebagai aset strategis Kalimantan Timur yang bisa dihidupkan ulang. Namun bukan sekadar tempat pertandingan, stadion berkapasitas 20.000 penonton ini sedang diproyeksikan menjadi pusat sportainment dan ruang publik modern yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Kamis (15/5/25).
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melalui UPTD Prasarana Olahraga kini menggagas perubahan besar pada fungsi stadion yang dibangun untuk PON 2008 itu. Pengelolaan kreatif dan kolaboratif tengah disusun agar stadion tak lagi menjadi bangunan besar yang sepi, melainkan magnet bagi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk olahraga, seni, budaya, hingga kegiatan komunitas.
“Palaran memiliki kapasitas, fasilitas, dan akses yang mendukung. Sekarang waktunya kita geser fungsi stadion dari statis menjadi dinamis—tempat hidup yang bisa menyatukan komunitas olahraga dan budaya,” ujar Kepala UPTD, Junaidi.
Meski memiliki daya tampung besar dan lahan parkir luas, selama ini banyak event justru memilih lokasi lain seperti Stadion Madya Sempaja. Hal ini, menurut Junaidi, tak lepas dari persepsi lama yang menganggap Palaran hanya cocok untuk acara formal atau skala besar tertentu.
“Kami ingin mengubah persepsi tersebut. Palaran memiliki potensi yang jauh lebih besar jika dimanfaatkan maksimal,” katanya.
Dispora Kaltim kini tengah menyiapkan pendekatan baru yang melibatkan komunitas, pelaku industri event, hingga UMKM lokal dalam pengelolaan kawasan stadion. Strategi ini diyakini dapat menjadikan Palaran sebagai ruang hidup bagi publik dan titik perputaran ekonomi baru di Kaltim.
“Jika dikelola secara kreatif, stadion ini bisa menjadi episentrum sportainment dan kebudayaan di Kalimantan Timur,” pungkas Junaidi.
Revitalisasi Stadion Palaran mencerminkan semangat baru dalam mengoptimalkan aset negara yang sempat mangkrak—menjadikannya bukan hanya monumen olahraga masa lalu, tetapi juga pusat peradaban komunitas yang tumbuh bersama zaman. (Adv DISPORA kaltim/yud)