
SAMARINDA(Ganggampost) -Di balik gemerlap medali dan panggung juara, perjalanan panjang dua atlet asal Kalimantan Timur, Aliansyah dan Iqbal, menjadi bukti nyata keberhasilan di dunia olahraga diraih melalui perjuangan tanpa henti. Cerita mereka kini dijadikan rujukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk menumbuhkan semangat juang di kalangan atlet muda. Senin (12/5/25).
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan, kisah sukses Aliansyah dan Iqbal tidak lahir dari keberuntungan semata, melainkan hasil dari dedikasi tinggi dan kerja keras bertahun-tahun.
“Aliansyah dan Iqbal menunjukkan, untuk meraih prestasi, atlet harus berjuang keras di tingkat nasional dan internasional. Keberhasilan mereka adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi membuahkan hasil,” ungkapnya.
Aliansyah, yang dikenal luas dengan julukan Bagong, menjadi ikon olahraga gulat di Indonesia. Ia telah mengoleksi lima medali emas dari Pekan Olahraga Nasional (PON) di berbagai provinsi serta mencatat prestasi membanggakan di SEA Games dan Asian Games.
Sementara itu, Iqbal tampil sebagai sosok tangguh dari cabang pencak silat.
“Iqbal telah meraih dua medali emas berturut-turut dalam PON Papua 2021 dan Aceh-Sumut 2024, serta meraih medali emas di Asian Games Jakarta 2018,” ungkapnya.
Dispora Kaltim melihat keduanya sebagai representasi nyata, atlet dari daerah pun mampu bersaing di level dunia. Rasman berharap, kisah mereka bisa menginspirasi generasi muda Kaltim untuk terus berjuang meraih mimpi, bukan sekadar menjadikannya angan.
“Kami berharap prestasi mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kaltim untuk tidak hanya bermimpi, tetapi juga berusaha mewujudkan cita-cita mereka di dunia olahraga,” tambahnya. (yud)