
MAHULU (GanggamPost) Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar 2024 yang dijadwalkan pada 19 April mendatang, calon Bupati Kutai Kartanegara nomor urut 01, dr Aulia Rahman Basri. Menggelar silaturahmi atau kampanye dikelurahan Mahulu belum lama ini..
Kampanye yang disertai panggung budaya, yaitu salah satunya pertunjukan jaranan dan tari kuda kepang.
“Ini bukan sekadar kampanye. Ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap budaya yang menjadi identitas masyarakat kita,” ujar Aulia dalam kampanyenya .
Tak hanya ikut menari, Aulia juga duduk bersama warga di bawah tenda, menyimak satu per satu penampilan dari anak-anak muda Maluhu. Ia berbincang dengan tokoh masyarakat, mendengar aspirasi mereka, sambil menunjukkan bahwa kepemimpinan yang ia tawarkan adalah kepemimpinan yang hadir di tengah-tengah rakyat, bukan di balik meja kekuasaan.
Pagelaran ini menjadi gambaran nyata strategi kampanye Aulia yang berfokus pada pendekatan hati ke hati. Ia percaya bahwa pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang merawat kebudayaan sebagai perekat sosial.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, ini adalah cara kami menjaga dan merawat kebudayaan yang menjadi jati diri kita,” ujar dr Aulia
Lanjut Aulia rahman , Program Kukar Idaman di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan budaya lokal. Program ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti festival budaya, event seni, dan promosi budaya tradisional.
“ Kegiatan untuk mengembangkan budaya lokal: seperti Festival Budaya Nusantara (KFBN)

Event yang melibatkan pelaku budaya untuk memperkuat ekosistem pemajuan kebudayaan.
Sadi Sengkaka Kukar,” tegas Aulia Rahman.
Kata Aulia rahman kalau dipercaya rakyat kukar ia akan melestarikan dan mengembangkan budaya untuk kemajuan daerah. Seperti Tujuan program Kukar Idaman:
1.Membangun pusat-pusat pelestarian dan pengembangan budaya Kutai Kartanegara
2.Memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam proses pembangunan manusia
3.Menonjolkan kesan Tenggarong sebagai Kota Sejarah dan Budaya yang Ramah dan Modern
4.Melestarikan budaya lokal penting karena: Menjaga identitas bangsa, Menjaga sejarah bangsa, Memiliki nilai ekonomi, Membangun rasa bangga terhadap budaya lokal, Tidak mudah terpengaruh budaya asing. ((Ishak Iskandar /Tim Relawan Media Pemenangan Aulia Rahman Rendi Shalihin)




